HAPPY BIRTHDAY SANG KEBANGGAAN : PERSEBAYA SURABAYA NEVER 91VE UP !
June 18, 2018

Asal mula terbentuknya Tribun Kidul berkaitan erat dengan status Bonek sejati yang tak hanya ingin sekedar mendukung, namun juga ingin menunjukkan kreativitas dengan tampil beda dengan berbagai atribut dan “pertunjukan” seperti spanduk, kembang api, giant flag, kostum, musik, mural, dan lainnya. Nama “Tribun Kidul” sendiri dipilih dengan harapan kuat agar para pendukung semakin nasionalis dan mempertahankan ciri khas Surabayanya seperti yang dilakukan banyak suporter lain bahkan Bonek sendiri. Gate 15 di stadion Gelora Bung Tomo menjadi saksi awal lahirnya Tribun Kidul Surabaya dan berkembang hingga menyeluruh ke semua Gate tribun selatan GBT. Tribun Kidul sekarang beranggotakan lebih dari 48 Komunitas dan memiliki ribuan anggota.

Hal yang terpenting ialah bersama-sama merancang kegiatan-kegiatan kreatif beserta peralatannya untuk mendukung Persebaya di setiap pertandingan yang ada, kapan pun dan di mana pun.

Kegiatan-kegiatan yang dilakukan perkumpulan Tribun Kidul memang berfokus pada “pertunjukan” kreatif untuk mendukung Persebaya saat pertandingan. Namun tak hanya itu saja, banyak kegiatan sosial yang dilakukan oleh mereka, seperti berbagi takjil saat Ramadhan, halal-bihalal ke rumah anak-anak yatim piatu saat Idul Fitri, mengunjungi dan memberi santunan kepada korban rusuh pertandingan, memberi bunga saat mobil berplat N (dari kota Malang, yang suporternya dikenal telah bersitegang dengan Bonek sejak lama) melewati jalan Surabaya sebagai tanda damai. Saat menjelang pertandingan mereka juga banyak berkontribusi dalam mengumpulkan massa dan mengkoordinasi transportasi menuju pertandingan.

Banyak pencapaian yang telah Tribun Kidul raih; tentunya di bidang kreatif, seperti pembuatan spanduk berukuran 40 m x 35 m yang pembuatannya menelan biaya Rp 18 juta, belasan giant flag dengan stik pancing sepanjang 6 m, dan lainnya. Selain itu, mereka mendapat bantuan dana dari donatur-donatur yang terkesima akan semangat dan kreativitas para Bonek. Inilah bukti bahwa Bonek tidak sekedar modal nekat.

 

Salam satu nyali… Wani!

error: Content is protected !!