Pilih Sanksi Atau Tetap Mendampingi, BONEK ?

OSVALDO HAAY YANG SEMAKIN TAJAM
October 29, 2018
KALAHKAN DAN HANCURKAN SANG CALON JUARA, IKI SUROBOYO COK !
November 3, 2018

Laga esok minggu (04/11) akan menyita perhatian seluruh pecinta sepakbola nasional terutama bagi Bonek sebutan bagi supporter Persebaya Surabaya. Gengsi pertandingan tersebut lebih dari bertajuk “ Big Match ” , laga kali ini merupakan pertarungan harga diri bagi 2 kota terbesar di Indonesia yaitu Jakarta yang berstatus ibukota dan Surabaya yang menyandang predikat kota terbesar kedua di Republik ini.

Persija saat ini sedang berada di trek juara bersaing dengan PSM Makassar dan Persib Bandung. Sang rival sendiri telah mengoleksi 48 poin dan bercokol di posisi kedua klasemen sementara sedangkan kondisi terbalik dialami oleh Persebaya yang masih berjuang lolos dari jeratan degradasi, hingga pekan ke 28 telah mengoleksi 35 poin dan menempati posisi dua belas klasemen.

Pertemuan melawan Persija menjadi salah satu laga ujian selain pertandingan melawan Bhayangkara FC yang berpotensi besar menimbulkan kericuhan diakibatkan perseteruan antar supporter kedua tim yang berkepanjangan. Rentetan konflik berkepanjangan dimulai dari babak 8 besar Liga Indonesia 2005 yang menggunakan sistem home tournament dimana Persija kala itu menjadi salah satu tuan rumah dan menimbulkan “ chaos “ antar suporter termasuk Bonek dengan The Jak Mania kemudian yang paling terbaru yaitu tragedi Bantul ketika Persija memilih ber-home di SSA Bantul untuk menjamu Green Force pada putaran 1 lalu hingga urung dilaksanakan akibat pecahnya lagi konflik suporter kedua tim.

Tentunya kita masih ingat betul kejadian tersebut dan menolak lupa bagaimana perlakuan Persija Fans terhadap kehadiran Bonek. Amarah, dendam dan hasrat ingin membalas perlakuan tersebut pasti memuncak pada minggu esok. Itu wajar dan naluri seorang suporter memang seperti itu jika diperlakukan tidak baik oleh rivalnya tapi kita tidak boleh lupakan MISI BESAR kita untuk tim kebanggaan kita yaitu menjaga Persebaya agar terhindar dari sanksi baik berupa denda, larangan tanpa penonton hingga yang paling ekstrem partai usiran diluar kandang yang tentunya akan membuat memberatkan langkah Green Force ke papan tengah.

Pada laga minggu besok kita seakan dituntut untuk lebih “ Bijaksana “ dalam meneror lawan. Hal yang sangat sulit sekali dilakukan oleh suporter yang terkenal fanatik dan militan dalam mendukung tim kebanggaannya bertanding, teringat pepatah “ Mundur Selangkah Untuk Maju Dua Langkah “. Kita bersikap lebih “ Bijaksana “ bukan berarti kita kalah tetapi ada kepentingan yang jauh lebih besar demi kejayaan Persebaya. Tentu kita tidak mau sanksi larangan tanpa penonton dan laga usiran  menimpa Persebaya dan yang terpenting sanksi denda yang bisa mengganggu neraca keuangan manajemen Persebaya.

Kita memang menolak lupa dengan rentetan konflik yang berkepanjangan dengan Persija Fans tapi kepentingan demi kejayaan Persebaya jauh lebih besar dari itu semua karena Persebaya Hati Dan Raga Kami.

Salam Satu Nyali ! Wani ! (EP)

 

error: Content is protected !!