PERSEBAYA MENGALAHKAN SEGALANYA

ANDIK INGINKAN PENSIUN DI PERSEBAYA
January 10, 2019
Skuad Green Force Semakin Lengkap
February 6, 2019
TKS – Sebelum bergulirnya liga 1 2019 liga indonesia beberapa klub mulai disibukkan dengan kebijakan transfer windows untuk menggaet pemain incarannya,tapi tidak untuk persebaya surabaya,tim yang menjadi kebanggaan bonek dan warga kota surabaya ini seakan lebih pasif dalam pergerakan transfer windows.
 Di beberapa pekan terakhir ini pun ada isu dan pemberitaan tentang gejolak antara manajemen persebaya dengan bonek yang sontak beredar di media massa,hal ini yang memebuat perbedaan pendapat pro dan kontra terjadi di kalangan bonek sendiri.Permasalahan mendasar  yang bonek inginkan adalah keterbukaan atau transparansi tentang pemain yang di incar dan proses negosiasi/komunikasi kepada pemain dan agennya,ada beberapa saran dari bonek tentang pemain yang ingin didatangkan untuk memperkuat tim julukan bajol ini untuk bersaing dengan tim lain dikompetisi liga 1 2019 yakni diantaranya Hansamu Yama Pratama, Evan Dhimas Darmono dan siapa lagi kalau bukan si anak hilang Andik Vermansyah.
   Bukan tanpa alasan mengapa bonek menyarankan dan menginginkan ke tiga pemain ini untuk direkrut persebaya,karena ketiga pemain ini adalah asli hasil dari binaan internal persebaya dan yang jelas tidak diragukan lagi loyalitasnya kepada persebaya.berbagai cara dialakukan oleh manajemen persebaya agar bisa menggaet pemain incaran,namun yang terjadi bukanlah tanpa masalah yang berujung Andik Vermansyah memilih Madura United FC sebagai klub singgahannya dan begitu pula Evan Dhimas lebih dulu sepakat dengan Barito Putra klub yang juga dilatih oleh mantan pemain persebaya Jackson F Tiago.
.

– Kesepakatan Bagong muncul untuk menegaskan manajamen agar lebih transparant bukan untuk intervensi. –

.
     Seperti yang kita ketahui di bulan desember kemaren ketika desas desus berita dari Madura United telah resmi memboyong Andik Vermansyah dari Kedah FA pada tgl 24 Desember untuk menyepakati kontrak semusim kedepan dan sehari berselang muncul kabar Evan Dimas resmi berseragam Barito Putra,atas dasar inilah teka teki terjadi dan rasa ingin tahu dari bonek muncul ( wajar karena hanya bonek yg kritis dan peduli kepada klub nya sendiri ).
  Kok bisa kedua pemain incaran ini lepas ?,padahal kabar burung yang mencuat diluaran sana manajemen persebaya sudah berkomunikasi dengan pemain itu sejak 3 bulan sebelumnya,bahkan sebelum liga 1 2018 berakhir.
 Berawal dari situlah bonek yang diwakili dari beberapa tribun yakni Tribun Kidul,Tribun Timur,Gate 21 serta GreenNord mengadakan pertemuan guna membahas dan mendesak manajemen persebaya agar bisa transparant dari segala aspek.( isi kesepakatan bagong selengkapnya baca di akun IG masing-masing tribun ).
  Hasil kesepakatan bagong dan tuntutan dari bonek itu langsung di respon oleh manajemen persebaya melalui laman / situs resmi www.persebaya.id yang menegaskan bahwa akan adanya pertemuan dari pihak persebaya ,manajemen,president Azrul Ananda dan bonek perwakilan tribun serta awak media guna membahas diskusi juga untuk memperkenalkan rekrutan baru pemain muda pada tanggal 6 januari 2019 di hotel Nur Pasific jl.adityawarman kota surabaya.
  Lagi lagi permasalahan baru muncul ketika pertemuan yang bertajuk MEET THE PRESIDENT itu, saat perwakilan tribun memilih WO ( Walk Out ) dan ada statement Pak President AA yang seolah olah akan dengan mudah melepaskan Persebaya jika caranya tidak diterima,” jika niat baik saya tidak diterima dengan baik,maka dengan mudah saya akan melepas persebaya dan mengembalikannya,isteri saya bilang kalau hidup kita akan lebih tenang tanpa persebaya.” ucap bapak 3 anak tersebut seperti yang dilansir di situs akun Youtube Official Persebaya yang diunggah sehari setelah pertemuan.
   Perlu ditekankan kembali bahwa aksi WO bonek tersebut bukanlah aksi intervensi untuk menuntut Pak Pres AA mundur dari Persebaya,tidak ada satupun statement yang menyebutkan begitu,sekali lagi aksi WO itu murni karena kurang puasnya jawaban yang ditanyakan oleh bonek pada saat sesi tanya jawab kepada manajemen atas keterbukaan tentang proses bursa transfer yang berakibat lepasnya Andik dan Evan dari perburuan pemain.
.

– Siapapun pemainnya Bonek akan selalu setia mendukung Persebaya –

.
   Pada dasarnya semua suporter fanatik akan terus mendukung tim kesayangannya apapun yang terjadi,dikala berjaya maupun jatuh bahkan disaat timnya mati suri dan tidak diakui oleh PSSI pun bonek tetap setia.siapapun pemain yang tergabung di skuad persebaya tidak berpengaruh bagi bonek untuk selalu setia mendukung karena kita tahu lambang di dada adalah lebih besar dari segalanya.
  Menjadi rahasia umum bagi pemain di era industri sepakbola modern seperti sekarang untuk lebih profesional dan bersaing secara sehat.jika pemain itu dinilai benar benar layak untuk bermain di tim maka dengan seharusnya pemain itu bertarung bersungguh sungguh demi tim dan lambang di dada.begitupun tugas suporter yang menjadi pemain ke 12,tak ada henti hentinya mendukung dan selalu setia demi nama besar persebaya siapapun itu pemainnya.
 Kita sudahi saja polemik dan drama yang sempat terjadi pada sepekan terakhir ini,sudah saatnya kita legowo atas semua yang terjadi termasuk gagalnya rekrutan andik dan evan,toh kedua nya juga meminta maaf atas belum sempatnya untuk kembali ke persebaya,mereka sudah menjalankan tugasnya sebagai pemain profesional dengan menjalankan proses prosedur yang ada.
  Mari kita tegapkan kepala untuk menatap kedepan, saling berjabat tangan serta mengepalkan tangan keatas untuk berseru demi kejayaan persebaya kedepan. (tribun kidul)
.
SALAM SATU NYALI !!!  WANI !!!
error: Content is protected !!