JANGAN TERLENA DENGAN ROTASI, SEGERA TENTUKAN FORMASI INTI

BONEK WANI RESIK
May 13, 2019
KEMENANGAN PERDANA YANG TERTUNDA
May 21, 2019

Sumber foto : Persebaya.id

Pertandingan pertama Persebaya Surabaya di Shopee Liga 1 telah dilalui. Bertandang ke Pulau Dewata, Persebaya harus mengakui keunggulan tim tuan rumah Bali United dengan skor 2-1. Gol pembuka dicetak oleh Ilija Spasojevic pada menit ke 15 setelah memanfaatkan umpan dari sektor sayap yang disodarkan dengan baik oleh Stepano Lilipaly. Dalam keadaan tertinggal, Green Force tetap melancarkan serangan-serangan yang cukup merepotkan barisan belakang tuan rumah. Pada menit 30 berawal dari kemelut didepan gawang Wawan Hendrawan, M. Syaifudin berhasil menuntaskan peluang dengan menyarangkan bola cukup keras ke gawang Bali United, skor imbang 1-1 bertahan hinggal peluit panjang babak pertama. Babak kedua baru berjalan 4 menit, gawang Miswar Saputra kembali di bobol kedua kalinya. Kali ini sepakan Paulo Sergio yang membentur badan salah satu pemain Persebaya sehingga berubah arah membuat posisi kiper mati langkah dan bola masuk ke gawang. Hingga wasit meniup peluit panjang tanda berakhirnya pertandingan, Green Force gagal menyamakan kedudukan atau membalikkan keaadan, skor 2-1 untuk kemenangan tim Bali United.

Secara permainan, tim besutan Djajang Nurjaman cukup memberikan tekanan kepada tim lawan. Dua gelandang bertahan cukup ampuh meredam kecepatan dan skill para pemain Bali United. Namun, dengan formasi terbaru yaitu memasang tiga center back sekaligus, lini belakang Bajul Ijo cukup kewalahan apabila mendapat serangan dari sisi sayap. Dua gol dari Bali United sama-sama berawal dari penetrasi yang dilakukan di sektor sayap pertahanan Persebaya. Di sektor penyerangan, masih belum terlalu padu menentukan dan memanfaatkan peluang dari lini tengah yang bermain cukup apik. Umpan-umpan berkelas Damian Lizio selalu gagal dikonfersikan menjadi sebuah ancaman atau bahkan gol untuk Persebaya.

Pertandingan awal memang selalu sulit, dimana semua tim masih melakukan rotasi atau mencoba mengganti formasi untuk menentukan formula yang tepat agar tim tersebut dapat kompat dan padu. Tapi, jangan sampai terlena dengan hal rotasi, karena Persebaya Surabaya di musim sebelumnya sempat terseok – seok dipapan bawah karena seringnya pelatih merotasi pemain dan formasi, sehingga terlambat untuk menentukan formasi inti.

Tetap semangat Persebaya ku, perjalanan kompetisi masih panjang. Terus berjuang dan jangan pernah menyerah. SALAM SATU NYALI, WANI !!!

error: Content is protected !!