HAPPY BIRTHDAY SANG KEBANGGAAN : PERSEBAYA SURABAYA NEVER 91VE UP !

Tribun Kidul Suroboyo
March 21, 2018
GOL RISHADI FAUZI ANTAR PERSEBAYA TAHAN IMBANG PERSIJA
June 27, 2018

Ibarat seorang manusia, umur ke 91 menyiratkan seseorang yang sudah sangat dewasa dan menua. Sikap kebijaksanaan, tenang, dihormati dan berwibawa pantas disematkan pada seseorang yang telah menginjak angka 91. Begitupun juga dengan Persebaya Surabaya, klub yang menjadi salah satu pendiri PSSI ini yang pada 18 Juni lalu tepat berusia 91 tahun.

Kita tidak sedang membicarakan klub yang lahir secara instan maupun klub yang lahir di jaman orde baru (1980-an), kita berbicara tentang sebuah klub legendaris yang telah menjadi produsen pemain timnas secara berkelanjutan, memiliki basis supporter yang tersebar di seantero negeri dan sebuah loyalitas yang tak bisa ditandingi oleh suporter klub manapun. Bagaimana bisa ditandingi, tim nya tidak berlaga selama 6 tahun lebih pun mereka setia mendampingi dan memperjuangkan hak nya yang telah dimatikan oleh rezim PSSI kala itu.

PERSEBAYA DALAM MASA MEMBANGUN LA91

Ungkapan tersebut dilontarkan oleh presiden klub Azrul Ananda pada sebuah video testimoni dalam rangka ulang tahun Persebaya ke 91. Sangat relevan untuk kondisi Persebaya saat ini, Bajol Ijo baru menginjak tahun ke 2 di sepakbola nasional setelah sempat vakum lama selama 7 tahun. Kita tak boleh menutup mata bahwa masa- masa transisi menuju sepakbola industri sedang dilakukan oleh manajemen persebaya saat ini di saat APBD dilarang oleh pemerintah untuk digunakan membiayai tim sepakbola. Persebaya Surabaya saat ini menjadi role model untuk ukuran klub sepakbola professional Indonesia bersanding dengan saudara biru nya Persib Bandung. Tak bisa dipungkiri klub kebanggaan warga Surabaya menjadi pionir dalam pengelolaan sepakbola yang profesional dimulai dengan kontrak jangka panjang baik itu untuk pelatih maupun pemain, fasilitas mewah, pembinaan usia muda yang mulai hidup lagi, dibentuknya tim putri Persebaya, pembentukan tim satelit ( PS Kota Pahlawan ) yang bertujuan mengasah bakat-bakat muda sebelum ditarik oleh tim senior dan memaksimalkan penjualan tiket serta merchandise resmi sebagai salah satu pemasukan tim disamping sponsor klub. Itu semua sudah dilakukan oleh manajemen Persebaya saat ini yang berkomitmen sepakbola harus dikelola secara professional

HUJATAN KAMI, BENTUK CINTA KAMI

Namun segala bentuk profesionalitas yang terjadi di tubuh Persebaya tidak akan bernilai apa-apa jika tidak diimbangi oleh prestasi yang mumpuni. Kondisi tersebut sangat bertolak belakang dimana manajemen persebaya yang diklaim sangat professional berbanding dengan prestasi tim yang saat ini berada di zona degradasi. Mungkin mereka lupa bahwa sepakbola tidak hanya tentang bisnis namun juga prestasi tim. Silahkan berbisnis dan membuka “ store “sebanyak-banyaknya karena kami sadar itu sebagai salah satu sumber pemasukan tim tetapi jangan dilupakan tak sepantasnya klub dengan nama besar menghuni zona degradasi dan selalu tak mampu memaksimalkan laga kandang. Untuk para pemain bermainlah dengan penuh rasa bangga dan jangan main-main karena kami mendukung juga tak main-main. Silahkan angkat kaki jika kalian tak juga menghasilkan prestasi. Jangan tanyakan loyalitas dan dukungan kami karena kami persebaya sampai akhir hayat bukan persebaya sampai habis kontrak.

Selamat ulang tahun kebanggaan segera bangkit dan kembali menjadi tim yang ditakuti oleh lawan-lawanmu

Doa dan dukunganku menyertaimu !

Salam Satu Nyali ! WANI !

error: Content is protected !!