BUKTIKAN BAHWA ASA ITU MASIH ADA

Angkat Piala Di Kanjuruhan, Kenapa Tidak ?
April 11, 2019
BONEK WANI RESIK
May 13, 2019

TKS – Final leg ke 2 piala presiden 2019 akan di helat pada jumat petang (12/4) esok di stadion kanjuruhan kabupaten malang.hasil imbang 2-2 yang diperoleh persebaya leg pertama di GBT membuat langkah untuk meraih trofi itu sangat sulit,namun tidak ada yang tidak mungkin di pertandingan sepak bola.

Tentu dengan semangat yang berlipat ganda para pemain berangkat ke malang untuk mempersembahkan piala dan dibawa ke surabaya untuk para fans dan pendukung persebaya bonek bonita,pemain harus melupakan hasil buruk kemaren,tak ada kata lain harus menang dan kalahkan lawan.

Waktu istirahat yang sedikit setidaknya tak menjadi alasan para pemain pesebaya untuk tetap tampil fight dan penuh semangat sepanjang pertandingan,walaupun teror suporter musuh datang bertubi tubi perlu adanya konsesntrasi tinggi untuk tetap fokus pada pertandingan.tak ada yang tak mungkin jika doa ,usaha dan perjuangan dilakukan.Yakin se yakin yakinnya bahwa asa itu tetap masih ada.

Di pertandingan sepak bola sendiri membalikkan keadaan atau yang banyak di kenal dengan istilah Epic Come Back telah bayak terjadi,contoh nya saja ketika Final Liga Champions fenomenal di tahun 2005 ketika AC Milan berhadapan dengan Liverpool yang di gelar di Istanbul turki.AC Milan yang unggul 3-0 terlebih dahulu dibabak pertama membuat kesempatan Liverpool semakin sempit,namun dibabak kedua Liverpool berhasil membalas 3 gol dan terjadi perpanjangan waktu sampai drama adu penalti,disitulah semangat skuad tim asuhan Rafael Benitez semakin menjadi,Steven Gerrard dkk berhasil memenangkan melalui adu penalti.

Atau pertandingan yang hampir mirip dengan final piala presiden kali ini yakni pada saat Final Liga champions tahun 2012 ketika itu Bayern Munchen berhadapan dengan Chelsea,Bertanding di Alianz Arena kandang Bayern Munchen tak membuat Didier Drogba dkk gentar,Munchen yang dari awal di unggulkan dari fase penyisihan grup sampai semi final menyingkirkan Real Madrid namun tak mampu mengungguli perlawan The Blues Chelsea,gol Thomas Muller di menit ke 83 akhirnya sirna oleh gol balasan Didier Drogba pada Menit ke 88,yang pada akhirnya pertandingan dilajutkan dengan adu penalti,dan Chelsea pun akhirnya mengangkat trofi dihadapan puluhan ribu pendukung Bayern Munchen di Alianz Arena.

Bahkan pada level kompetisi kelas dunia di Piala Dunia  antara Barzil vs Uruguay di tahun 1950 juga tersaji pertandingan seru,bagaimana tidak Brazil yang berstatus sebagi tuan rumah dengan 200.000 penonton di Stadion Maracana Rio De Janeiro sangat di unggulkan,penampilan Selecao yang fantastis membuat Spanyol tumbang 6-1 dan Swedia 7-1.Namun semuanya berubah dibabak final ketika berhadapan dengan Uruguay,Brazil memang unggul terlebih dahulu di menit ke 47” namun Uruguay berhasil membalas gol di menit ke 66” dan 79” hingga pada akhirnya Uruguay lah yang menganggkat piala di negeri orang.

Mungkin beberapa cerita tersebut sedikit membuat para punggawa persebaya bisa menatap pertandingan tanpa ada tekanan dan beban sedikitpun,cari cela dan kesempatan untuk bisa membuktikan bahwa mental para skuad Bajol Ijo adalah mental para pahlawan,mental pejuang yang tak kenal lelah di medan tempur dan dimanapun itu berada.Demi lambang di dada berilah kami secuil harapan untuk bisa mewujudkan itu semua,Persebaya bisa,Persebaya JUARA !!!

SALAM SATU NYALI !!!! WANI !!!

WANI JUARA !!!!

error: Content is protected !!