Bonek Beri Saran Untuk Perbaikan Fasilitas GBT

KETIKA KERETA MENGABAIKAN HAK PENUMPANGNYA
January 2, 2019
Jangan Besarkan Namamu Lewat Persebaya, Besarkan Persebaya Lewat Namamu
January 5, 2019
TKS – Jumat siang ( 4/1) pukul 14.00 WIB perwakilan bonek dari seluruh tribun yakni green nord27 tribun, tribun kidul, tribun timur, gate 21 dan tribun barat ( VIP ) diundang oleh pihak manajemen persebaya dan pemkot kota surabaya untuk membahas tentang peremajaan dan renovasi stadion utama yang menjadi kebanggaan warga surabaya gelora bung tomo.
Dalam pertemuan itu terdapat beberapa masukan dari bonek untuk membenahi fasilitas di tribun mulai dari lampu penerangan yang menyorot langsung ke tribun selatan dan utara, toilet umum,pembangunan musholla dan air bersih serta papan skor digital. Wisnu Adi Buana selaku Wakil Walikota surabaya dan sekaligus ketua panpel persebaya itu akan mengupayakan semua masukan dari bonek,” saya akan terima semua masukan untuk kita diskusikan selanjutnya kepada pihak pengelola dan vendor, apakah masukan masih masuk akal dan sesuai dari anggaran makanya itu tujuan saya mengundang bonek untuk memberi masukan saran pembangunan.” ujar pria berbadan tegap itu.
Disela sela pembicaraan tersebut pihak tribun kidul berharap agar renovasi stadion ini bisa direalisasikan secepatnya bahkan kalau bisa atap stadion gbt semuanya tertutup melingkar supaya apabila ada aksi kreatifitas bonek tribun kidul dan utara terutama bisa maksimal. Tribun kidul juga berharap apa yang telah diperbaiki nantinya bisa dipergunakan secara sebaik baiknya dan saling menjaga fasilitas umum tersebut. “kami akan mengupayakan mengajukan kepada pak wawali semua kebutuhan fasilitas sarana dan prasarana yang dibutuhkan oleh bonek dipenuhi agar bisa dipakai dan dimanfaatkan dengan baik,” ujar sinyo yang baru saja berbahagia melahirkan anak kembar.
Hasan Tiro selaku koordinator tribun  timur menanyakan tentang tidak bisanya fasilitas sejarah stadion gelora 10 november yang berada di kelurahan tambaksari itu untuk dipakai latihan Persebaya surabaya sendiri sedangkan tim lain yang notabenenya bukan berasal dari surabaya malah diperbolehkan,tetapi Wisnu Sakti buana menjawabnya dengan santai kalau masalah itu bukan kemauannya karena ada yang tidak membolehkan,” jika masalah itu tanya saja kepada pihak yang tidak membolehkan (pemkot) tapi untuk saya pribadi sebenarnya tidak apa apa itu digunakan.” tegas wisnu.
Terlihat beberapa perubahan yang sudah nampak sejak renovasi bulan lalu dilakukan di GBT dari peremajaan cat baru di berbagai sektor/gate tribun, bench pemain yang baru dan lorong masuk pemain yang sengaja dibuat panjang sampai menjorok ke pinggir lapangan. Anggaran yang dipersiapkan oleh pemkot adalah 50M yang terdiri dari 10M untuk dispora dan 40M masih di PT.Cipta Karya ( selaku pemegang lelang ).
Menarik kita tunggu perihal apa lagi infrastruktur yang akan menunjang untuk segera dibenahi dan kami harap semua yang direncanakan ini segera direalisasikan secepatnya tidak hanya janji janji belaka. (cs)
error: Content is protected !!