Bekal Nekat Dan Wani Untuk Curi Poin Di Kandang Singa

Surabaya Nomor Satu, Malang Yang Kedua
October 5, 2018
MENAHAN EMOSI AGAR TAK BERUJUNG SANKSI DAN TERHINDAR DEGRADASI
October 17, 2018

TKS – Hari ini tanggal 6 Oktober 2018 akan menjadi hari bersejarah baru untuk para pecinta sepak bola nasional khusus nya para pecinta Persebaya Surabaya dan Arema FC yang dikenal Rival Bebuyutan baik tim officialnya maupun pendukung fanatik kedua suporter Bonek dan Aremania berbicara tentang  suporter fanatik ini bisa disimpulkan secara sederhana contoh kecilnya seperti selalu ada untuk mendukung kala timnya bertanding tetapi hal itu tidak terlihat pada suporter yang katanya fanatik dari kota malang Aremania. Dari catatan data yang di dapat Aremania hanya datang ke stadion kanjuruhan dengan presentase yang sedikit yaitu rata-rata 40% dari kapasitas stadion kanjuruhan.

Hal itu juga diperkuat dari data kontra melawan Madura United FC pada pekan ke 23 kemaren hanya ada 2.710 penonton artinya torehan ini adalah hasil terburuk sepi nya penonton dari beberapa laga home yang dijalankan di liga 1 2018, sangatlah tidak sepadan jika dibandingkan presentse bonek yang hadir di stadion GBT dengan kapasitasnya mencapai 55 ribu penonton. Persebaya mengalami rekor paling sedikit dihadiri penonton saat melawan PSMS Medan pada tanggal 18 juli kemaren dengan jumlah 10.426 penonton. Namun kita tinggalkan sajalah tentang berapa banyak jumlah penonton yang datang yang  “ngaku” nya suporter fanatik dan nyatanya hanyalah suporter big match.

Kita disini bicara peta kekuatan skuad persebaya yang akan bertanding di derby jatim melawan Arema FC. Dari pertandingan sebelumnya dipekan ke 23 persebaya menjadi superior dengan menyabet 3 pengghargaan of the week #23, David da Silva menjadi Best player , Miswar Saputra menjadi Best Young player dan Coach Djanur alias Dadang Nurjaman sebagai Best coach yang dilansir dari data liga 1 macth.Artinya ini adalah raport baik untuk skuad persebaya dan menjadi bekal positif untuk datang ke kandang lawan.

Selain dari tren positif di 2 laga terakhir sebelumnya persebaya juga membawa 2 pemain yang sempat dibekap cedera yaitu gelandang lincah ngeyel asal Argentina Robertino Pugliara atau biasa dipanggil papito oleh rekan setimnya. Selain Pugliara Satu pemain asing lagi yang dipertandingan sebelumnya absen yaitu Otavio Dutra. Dengan pulihnya dua pemain kunci persebaya tersebut diharapkan bisa membawa hasil positif dan bahkan mencuri poin dikandang singa. Karena Bonek memiliki harapan yang besar kepada para punggawa persebaya khususnya untuk laga melawan Arema FC.

Peta kekuatan pemain yang merata menjadi bekal utama untuk persebaya memenangkan pertandingan walaupun bermain di hadapan ribuan suporter tamu. Bermainlah dengan rasa patriot dan berjuang sampai detik pertandingan berakhir, bermainlah pula dengan rileks tenang dan hancurkan tim lawan.

Salam Satu Nyali, WANI ! (cs)

error: Content is protected !!